Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Motivasi Perjalanan dan Kegigihan


Hartoni.com - Disebuah Tanah Rantau tepatnya di daerah jalan baru kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Kota Bandarlampung. Ada Seorang Anak desa yang ingin bercita cita untuk memantaskan dirinya dan bisa nyamar di suatu keramaian. Disetiap hari sebelum terbit fajar dan terbenam matahari dia selalu gigih untuk berfikir untuk memanfatkan peluang yang positif dengan bekerja keras, Serta terpancar Dimata nya yang penuh harapan dan doa, dia berusaha mencari lobang lobang tempat dia untuk mengadu nasip.

Suatu ketika disebuah perjalan tidak jauh dari tempat dia tinggal, dia bertemu dengan pria paruh tua di suatu peristirahatan, dekat jalan baru, seketika itu Mereka berbincang:

A : Sudah Berapa lama disini? ucap Pria paruh tua itu!

B : Kalau disini Baru saja tiba, Kalau bapak dari mana perjalanan hari ini?

A : kalau bapak baru selesai keliling aja dik, sambil ucap lesu.*

B : Memang apa kegiatan nya pak?

A : Bapak tidak ada kegiatan, Hanya keliling keliling saja mencari rejeki.

B : Disyukuri Pak Alhamdulillah bapak di berikan kesehatan.

A : iya dik, Alhamdulillah selalu bersyukur walaupun keadaan selalu menekan karena sebuah kebutuhan.

B : Iya pak, Seharusnya Diumur bapak ini sudah istirahat dan menikmati hasil masa mudanya.

A : Iya dik, Itu bukan buat Penyesalan. Tapi bapak titip pesan dengan dirimu yang masih gagah dan muda ini, manfaat kan masamu dan carilah peluang serta lobang lobang dimana dirimu menemukan jati diri mu untuk kehidupan tuamu, agar kelak nanti kamu akan menikmati hasil dan lebih fokus untuk beribadah.

B : Wajah Sendu dan Sedikit menunduk, Baik pak, lalu bagaimana Saya mencarinya?

A : Tidak usah risau, sekarang sudah terbuka semunya, apalagi didukung tekhnologi yang memadai dan canggih, Kuncinya kamu jangan malas dan banyak bermain serta jaga kepercayaan, Jangan kayak saya dulu (Ucap pria Paruh tua itu)

B : Terimakasih Pak, Saran dan motivasi nya.!

A : Iya, Jangan sampai kamu mudah lelah, Ibarat seorang pembajak sawah yang menggunakan cangkul, Mereka salalu mengayun Cangkulnya dan mengatur ritme cangkulan, karena kadang mata cangkul terkena batu dan tanah yang keras serta lumpur yang kumuh, Cangkulnya tetap di ayun jangan dipaksa takut kamu keram. (Tersenyum guyon)

B : Terimakasih sekali lagi pak motivasi nya.!!

Sudah agak lama berbincang mereka berpamitan untuk melanjutkan aktivitas nya yaitu perjalan. Bisa kita bandingkan bukan, Keterlambatan akan memicu sebuah keletihan karena selalu santai dan tidak di ayun..

Lakukanlah Selagi kamu bisa dan manfaatkan. Dan jangan lupa selalu berpikir positif dan ikhlas.

Tabik puunn.. 

Referensi : Hasil Bincang dengan Bang Silahudin Al- Ayubi,S.H.I



Posting Komentar untuk " Motivasi Perjalanan dan Kegigihan"