Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PERBEDAAN KPMD DENGAN PENDAMPING DESA

Hartoni.com - Pendampingan Desa merupakan mandat UU Desa agar terdapat sistem pendampingan internal Desa guna menjadikan Desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis. 

UU Desa dan peraturan-peraturan dibawahnya menegaskan pendampingan Desa sebagai kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat. 

KPMD merupakan subsistem dari sistem pendampingan Desa secara keseluruhan. KPMD adalah pendamping organik, yaitu pendamping yang berasal dari representasi warga Desa yang selanjutnya dipilih dalam Musyawarah Desa dan ditetapkan oleh Desa setempat untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat skala lokal, meliputi tindakan asistensi, pengorganisasian, pengarahan dan fasilitasi Desa. 

KPMD merupakan individu-individu yang dipersiapkan sebagai kader yang akan melanjutkan kerja pemberdayaan di kemudian hari sebagai penyiapan warga desa untuk menggerakkan seluruh kekuatan Desa meraih cita-cita bersama secara mandiri.

Pendamping desa yang dibentuk oleh Kemendesa, PDT dan Transmigrasi adalah pendamping yang bisa berasal dari luar Desa yang bekerja memfasilitasi desa untuk mampu secara mandiri melakukan pembaharuan dan pembangunan desanya secara mandiri. 

Pemberdayaan masyarakat Desa yang sejati tidak cukup mengandalkan pendamping Desa. Pemberdayaan masyarakat Desa dapat terwujud jika menjadi bagian dari proses transformasi sosial yang digerakkan oleh warga desa sendiri dari KPMD yang mampu hadir sebagai agen pembaharuan yang menggerakan implementasi UU Desa secara mandiri. 

Pendamping desa bertugas untuk menemukan,  mengembangkan kapasitas, mendampingi KPMD sebagai penggerak pembaharuan desa yang selanjutnya disebut sebagai Kader Desa. 

Fokus pendamping desa adalah memperkuat proses kaderisasi bagi KPMD, dengan tidak tertutup peluang untuk melakukan kaderisasi terhadap komponen masyarakat lainnya.

Terimakasih.
Semoga barokah.
Aamiin...

Posting Komentar untuk "PERBEDAAN KPMD DENGAN PENDAMPING DESA"