Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Leadership Skill dan Fungsinya

Hartoni.com - How to lead and Manage Great Team!

Bicara soal Leadership skill biasanya berkaitan dengan seorang Pemimpin. Dimana jika pemimpin mempunyai kemampuan Leadership pasti akan mudah untuk mempengaruhi bawahanya, pandai menumbuhkan motivasi dan lihai dalam menghadapi tantangan perusahaan. Tetapi sebenarnya kemampuan leadership bukan hanya wajib dimiliki oleh pemimpin saja, namun seluruh Team dalam sebuah organisasi atau lembaga wajib mempunyai nya. 

Tapi tahu kah kamu jika dari 100 perusahaan yang Usianya diatas 100 tahun ternyata mereka mempunyai STRONG LEADERSHIP (Team Dengan Kemampuan yang kuat) seperti Contoh perusahaan TOYOTA,. ADIDAS dan perusahaan lainya. Mereka yang produksinya sudah mendunia dan semua produk dapat dikenal di penjuru dunia. 

Namun ketika kita membangun leadership tentunga ada beberapa gejala-gejala ketika LEADERSHIP TEAM rendah. Yaitu:
1. Team seperti tidak mendukung 
2. Rencana Mayoritas batal
3. Sering kehilangan waktu untuk hal tidak penting
4. Koordinasi lambat
5. Komunikasi cenderung TAKUT
6. Mencari-cari kesalahan team/orang lain
7. Motivasi naik turun
8. Hal sepele dibesar-besarkan
9. Cenderung kaku / kurang bersahabat
10. Mencari pembenaran atas kesalahan
11. Cepat puas dan tidak suka dengan hal sulit dan menantang.

Dari uraian diatas Apakah Anda merasa SALAH SATU atau LEBIH dari 11 hal diatas?
Jika "YA" anda harus segera berubah! Karena dalam leadership mempunyai 5 levels of leadership.

1. Simple request 
Memimpin dengan PERMINTAAN BIASA saja, sudah mampu menggerakkan
2. Reasoning
Memimpin dengan penjelasan rasional, (harus dijelaskan dulu secara logis, baru bisa menggerakkan)
3. Bribery
Memimpin dengan imbalan. Ketika ada untung nya secara material baru bisa menggerakkan
4. Threat
Memimpin dengan ancaman. Ketika ada ancaman nya secara jelas baru bisa menggerakkan
5. Force
Memimpin dengan paksaan . Kita menggunakan semua kekuatan dan kekuasaan (posisi) kita untuk mengerakan team(metode paling rendah)

Kekuasaan, faktor-faktor luar: reward dan punishment tidak lagi mempan dalam memimpin Manusia. Memimpin dengan s lalu menyentuh hati manusia dengan pendekatan perubahan dari dalam individu adalah kebutuhan pemimpin masa depan.

Penulis.
Feni/MPI/4
BL.03/04/2029