Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Field trip Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung

Hartoni.com - Jalan-jalan merupakan hal yang melelahkan apalagi ketika perjalanan itu ditempuh dengan jarak yang lumayan jauh. Jalan-jalan sering dilakukan oleh semua orang yang mempunyai keinginan, baik tujuan untuk hiburan atau refreshing biasa bahkan untuk Penelitian. Akan tetapi ketika jalan-jalan dilakukan oleh siswa-siswi atau mahasiswa itu kebanyakan dilakukan untuk Penilitian, perbandingan mutu Pendidikan.

Nah kali ini kami Rombongan mahasiswa dan beberapa Dosen pengampu melakukan perjalan menuju tempat wisata dan pendidikan (Fieldtrif), kami mulai perjalan dari Lampung menuju Mojokerto memakai armada Bus Fargha Tour tanggal 14 januari 2019 dengan jarak tempuh 1 hari, kami rombongan mengunjungi Instut KH. Abdul Chalim. Disana kami mendapatkan beberapa cara Pengembangan lembaga pendidikan yang bagus salah satunya adalah memberikan kebiasaan yang positif kepada seluruh civitas akademika baik mahasiswa dan dosen untuk selalu membaca al Qur'an setiap hari, sholat malam, bersedaqoh. Dengan cara ini semua insyaallah akan dimudahkan dalam segala langkah, baik untuk menjaring mahasiswa dan mengembangkannya. Karena kebetulan disana juga banyak mahasiswa bahkan rata-rata mondok karena selain tempat perkuliahan disana ada pondok pesantren nya.

Selanjutnya selesai dari Instut KH.Abdul Chalim kami melanjutkan perjalan menuju kota Malang, kami mengunjungi UIN Maulana Malik Ibrahim dan kami dijamu di Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Yang sekarang menjadi salah satu rujukan Jurusan Manajemen Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung. Banyak tukar pendapat disana karena ada forum diskusi dan kunjungan perpustakaan. Dalam diskusi dengan Ketua Jurusan Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim ada beberapa poin yang patut untuk dicontoh salah satunya bagaimana pengembangan sumberdaya Mahasiswa agar ketika berpikir maju, mereka condong diberikan kebebasan yaitu untuk menyelesaikan Tridharma perguruan tinggi dalam bidang penelitian dan pengembangan.

Di Sana mahasiswa diajarkan berani untuk spekulasi dan berkorban tidak condong manja, contoh ketika akan melakukan PPL mereka dikasih kebebasan bahkan mahasiswa berani untuk mengeluarkan biaya tambahan demi untuk penelitian. Kalau di UIN Raden Intan Lampung Jurusan Manajemen Pendidikan Islam PPL hanya disekolah dan di Jurusan Manajemen Pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim sudah sampai ke instansi Pemerintahan bahkan mahasiswa nya PPL sudah sampai di Gedung DPR-RI walaupun mahasiswa harus mengeluarkan biaya tambahan tapi itulah yang ditanamkan disana dan akhirnya menjadi kebiasaan mahasiswa untuk cerdas dalam mengembangkan diri.

Di perpustakaan juga sudah banyak rujukan dan buku baru bahkan condong banyak referensi yang sudah sesuai dengan ilmu pengetahuan jurusan.

Pada hari yang sama selesai kami mengunjungi lembaga pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim ternyata lelahpun mulai terasa dan sesuai MAP perjalan kami sudah waktunya kami ketempat wisata. Kebetulan kami sudah mengantongi refrensi wisata yang bagus di Malang yaitu Museum angkot.

Nah sekilas cerita tentang museum angkot merupakan museum transportasi dan tempat wisata modern yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur. sekitar 20 km dari Kota Malang. Museum ini terletak di kawasan seluas 3,8 hektar di lereng Gunung Panderman dan memiliki lebih dari 300 koleksi jenis angkutan tradisional hingga modern. Museum ini terbagi dalam beberapa zona yang didekorasi dengan setting landscape model bangunan dari benua Asia, Eropa hingga Amerika. Di Zona Sunda Kelapa dan Batavia yang merupakan Replika Pelabuhan Sunda Kelapa, dihiasi oleh beberapa alat transportasi kuno seperti becak dan miniatur kapal. Zona eropa juga di settingseakan-akan berada di jalanan kota-kota di Prancis dengan mobil-mobil kuno eropa.

Selain mobil-mobil kuno, salah satu koleksi terbarunya adalah Mobil listrik Tucuxi milik mantan menteri Dahlan Iskan yang sebelumnya pernah mengalami kecelakaan di sebuah lereng gunung di Magetan saat baru diujicobakan. Di museum ini juga terdapat wahana Flight Simulator yang terletak di lantai 3 gedung museum.

Museum Angkut dikelola oleh Jawa Timur Park Group yang sebelumnya juga membangun Batu Secret Zoo, Batu Night Spectacular (BNS), Eco Green Park dan Museum Satwa. Museum ini didirikan pada 9 Maret 2014 itulah sedikit Informasi tentang Wisata Museum angkot yang ada di Kota batu Jawa Timur.

Nah Pada malam Hari nya kami menuju Jawa Tengah tepat nya di wisata Bromo, disini banyak juga pengalaman yang bisa dipetik sesuai dengan sejarah Wisata Bromo.

Wisata Bromo. konon pada jaman dahulu kala ketika kerajaan majapahit mengalami serangan dari berbagai daerah penduduk pribumi kebingungan untuk mencari tempat tinggal hingga pada akhirnya mereka terpisah menjadi 2 bagian yang pertama menuju ke gunung Bromo, kedua menuju Bali. Ke 2 tempat ini sampai sekarang mempunyai 2 kesamaan yaitu sama – sama menganut kepercayaan beragama Hindu. Disebut suku Tengger di kawasan Gunung Bromo, Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng juga Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger itu. “Teng” akhiran nama Roro An-”teng” dan “ger” akhiran nama dari Joko Se-”ger” dan Gunung Bromo sendiri dipercaya sebagai gunung suci. Mereka menyebutnya sebagai Gunung Brahma. orang Jawa kemudian menyebutnya Gunung Bromo, itulah sedikit cuplikan cerita Bromo, tapi kami bukan tidak mengindahkan sejarah nya karena sudah digoda oleh takjub serta kesegaran di puncak gunung ditambah hamparan embun dan awan yang menyelimuti gunung dan terlihat indah untuk mengambil View Poto untuk mengabadikan kenangan.

Selanjutnya kami tidak kehilangan refrensi wisata ketika masih berada dikawasan Jawa tengah, kebiasaan kalau sudah menuju Jawa tengah rasanya geli kalau tidak berkunjung ke Malioboro, Candi Borobudur dan Perambanan. Tentu tidak asing lagi tentang cerita dan pengalaman wisata Malioboro, candi Borobudur dan Prambanan. Disana juga banyak hal yang menarik sehingga pengipengu tak pernah bosan bahkan ada yang sampai 3 kali berkunjung kesana tidak bosan dan kehilangan tempat poto untuk memgabadikan kenangan, kayaknya ada semacam rindu disana. Abis bekunjung pasti mau berkunjung lagi. Kalau ke Jawa tengah.

Rasa penasaran untuk bisa menyaingi rasa rindu yang tak henti. Kami mencari referensi lagi untuk mengimbangi wisata yang ada di Jawa tengah, kini kami menuju Jawa Barat dan kamu langsung tembak jarak jauh menuju Wisata Tangkuban Perahu. Agar mengalihkan keindahan Wisata Museum angkot, Bromo, Malioboro, candi Borobudur, Candi Prambanan inilah sedikit sejarah tentang Wisata Tangkuban Perahu.

Tangkuban Parahu adalah salah satu Gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 Meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcanodengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. 

Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah Lava dan Sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah Sulfur Belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap Belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 °C pada malam hari.