Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Motivasi Bisnis

Hartoni.com - Merintis sebuah usaha mungkin memang bukan suatu perkara yang mudah. Banyak sekali hal-hal penting yang sudah seharusnya kita persiapkan. Mulai dari jenis usahanya, modalnya, bahkan sampai pada bagian pemasarannya. Semua harus di pikirkan secara matang dan terencana. Jika Anda tidak memahami atau tidak serius dalam membangun sebuah usaha. Usaha tersebut biasanya akan mengalami kerugian karena tidak berkembang.

Oleh karena itulah, banyak calon pengusaha yang pada akhirnya memakai jasa konsultan bisnis. Dengan harapan yaitu bisa mendapatkan suatu strategi serta perencanaan yang matang sebelum memulai usahanya. Lalu bagaimana dengan diri Anda? Dengan modal yang pas-pasan, mungkin akan sulit jika harus menggunakan jasa konsultan bisnis. Maka dari itu, di bawah ini ada beberapa tips atau langkah yang bisa Anda ikuti. Sebelum Anda membangun sebuah bisnis atau usaha sendiri. Berikut ada terdapat suatu ilustrasi.

Misalnya Anda saat ini adalah seorang pegawai, baik negeri maupun swasta. Dengan penghasilan sebesar 10 juta setiap bulannya. Namun, untuk memenuhi semua kebutuhan dan juga tagihan, maka hanya tersisa 1 juta maksimal setiap bulannya. Itu juga bila hidup Anda bisa hemat, masih bisa di tabung. Nah, berapa lama Anda mendapatkan tabungan senilai 1 Milyar? 10 tahun? 20 tahun? Lama sekali.

Itu juga kalau bisa menabung rutin setiap bulan sebesar 1 juta. Dan jika tidak ada hal-hal mendesak yang akhirnya mengharuskan Anda memakai uang tabungan. Misalnya untuk nikahan anak, atau ada musibah mendadak.

Nah, kemudian suatu ketika ada seorang penjual tas cantik untuk wanita. Coba tebak berapa omsetnya setiap bulan? 3 sampai dengan 4 juta perharinya. Itu artinya bahwa penghasilannya setiap bulan rata-rata adalah 90 sampai dengan 120 juta. Kalau saja keuntungan bersihnya adalah 50% maka sudah bisa mengantongi 45 sampai dengan 60 juta setiap bulannya.

Tukang jualan tas saja bisa punya penghasilan yang lebih besar ketimbang pegawai. Padahal bisa jadi bahwa pendidikannya mungkin tidak setara sarjana atau tidak dengan gelar tertentu. Dan kenapa bisa begitu? Ya, itulah hebatnya seorang pengusaha. Berikut ini adalah beberapa cara untuk melihat peluang suatu usaha dan langkah-langkah untuk membuka usaha.

A. Cara Melihat Peluang Usaha
Mencari peluang usaha terkadang terasa sulit untuk didapatkan, berbagai alasan sering terpikirkan sehingga usaha tidak kunjung dimulai. Dari mulai masalah ketersediaan modal, takut gagal, tidak memiliki keterampilan, hingga bingung untuk memilih usaha mana yang akan dikerjakan.
Alasan-alasan tersebut hendaknya segera dicari solusi penyelesaiannya jika tidak ingin berlarut-larut tidak memiliki penghasilan. Jika kita merasa sulit untuk memilih usaha yang akan dijalankan, ada baiknya untuk memulai mencari peluang usaha yang ada disekitar kita terlebih dahulu agar kita mengetahui seluk beluk yang ada, yang akan mempengaruhi usaha kita nantinya.
1. Cari Usaha Yang Paling Berpotensi
Kita bisa memulai dengan mengamati lingkungan sekitar, melihat peluang usaha apa yang berpotensi berkembang didaerah tersebut. Caranya dengan mengamati bisnis apa yang paling sukses didaerah kita. Misalnya kita tinggal di lingkungan sekolah atau kampus, lalu kita membuka usaha sebuah warung makan kecil-kecilan tetapi tetap ramai pengunjung.

2. Amati Keperluan yang Paling Dibutuhkan
Dengan keseharian kita yang kita tinggali, tentunya tidak sulit menganalisa keperluan apa yang paling berpeluang dibutuhkan masyarakat sekitar. Misalnya,  tempat kita tinggal dekat dengan sekolah atau kampus, maka keperluan penunjangnya pasti sangat diperlukan, seperti toko buku, tempat fotocopy, jajanan, dan lain sebagainya.

3. Memanfaatkan Usaha Sekitar
Mencari usaha yang ada disekitar kita juga bisa dengan cara bekerja sama dengan usaha yang telah berjalan. Artinya kita jalin hubungan dengan menjadi supplier atau pun dengan memasukkan produk hasil olahan kita sendiri. Misalnya, jika ada warung yang ramai pengunjungnya, kita bisa berpeluang membuat produk untuk dititipkan pada warung tersebut, bisa berupa makananan atau barang.

B. Langkah-langkah untuk membuka usaha
1. Tentukanlah Jenis Usaha Yang Anda ingin Geluti
Usahakan bahwa jenis usaha tersebut adalah yang sesuai dengan minat serta keahlian Anda. Akan menjadi percuma rasanya menjalankan sebuah usaha, jika menjalankan suatu usaha namun Anda tidak menyukainya. Yang ada nantinya Anda akan merasa tidak nyaman, dan setengah hati untuk menjalankannya. Dampaknya adalah rugi sedikit, sudah mau menyerah ditengah jalan.



2. Lakukan Survei Dengan Segera
Setelah menentukan jenis usaha apa yang ingin Anda geluti. Maka selanjutnya adalah penting untuk melakukan survey lapangan. Survei ini penting untuk mengetahui peluang dari bisnis Anda. Seberapa besar kemungkinan bisnis tersebut akan berhasil.

3. Mempersiapkan Modal Dan Strategi Usaha Dengan Matang
Untuk merintis sebuah usaha benar-benar dari nol, maka itu bukan berarti modalnya juga nol. Anda tetap saja membutuhkan modal untuk merintis usaha dari awal. Berapakah modal yang Anda butuhkan? Ya tentu saja tergantung seberapa besar usaha yang ingin Anda buka.

4. Strategi Usaha  
bagaimana akan mendesain suatu produk agar unik dan berbeda dari yang lainnya. Dan juga bagaimana cara memasarkan produknya. Cara  menjual dan cara  untuk mengatur keuangannya. Semua ini benar-benar perlu untuk di pikirkan matang-matang.

5. Membangun Mental Yang Kuat dan Lakukan Evaluasi
Terkadang mungkin langkah ini di anggap tidak penting. Padahal tanpa kalian sadari langkah yang ini juga sangat penting untuk kalian terapkan dalam bisnis. Apalagi jika membangun usaha benar-benar dari nol. Maka di butuhkan mental yang sangat kuat untuk pembisnis. Serta tak lupa juga harus melakukan evaluasi. Sehingga apa-apa yang kurang dalam usaha kalian bisa di perbaiki.