Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Generasi Millenial Di Bawah Pengaruh Android

Hartoni.com - Generasi adalah simbol harapan yang akan datang dan muncul ketika ada sebuah peradaban-peradaban baru, generasi juga mempunyai komitmen membangun suatu hasil dari sistem baru yang dipengaruhi oleh pengetahuan, kebiasaan dan keadaan terkini. Banyak kejadian yang kurang pas dalam menyambut sistem terbaru dan pembaruan karena kebanyakan mungkin gagal paham atau memang sengaja ini adalah bentuk benturan sistem atau tantangan negatif oleh sistem yang sudah dibangun dan digelontorkan oleh pemegang sistem.

Akan tetapi saya rasa ini adalah salah satu kebingungan Pemuda yang saat ini mengalami tingkat degradasi negatif dalam menyambut sistem dan ini sudah terjadi dari masa ke masa. Bukan dikatakan hebat ketika degradasi ini negatif, karena berbeda dengan tujuan terbentuknya pemuda didalam suatu peradaban.

Ada tiga pembagian zona sangat kompleks yang merasakan sistem hebat ini. Pertama zona kehidupan masyarakat 90 kebawah yaitu kelahiran 1990 kebawah sering disebut zaman orde baru, mereka tidak merasakan keterbukaan informasi publik baik nasional maupun internasional karena masih dibatasi dan yang berada di zona ini banyak hanya mengatakan GAPTEK (Gagap Teknologi) sehingga mereka berlomba dan terpengaruh akan adanya gaya gaya baru dan tren baru di zaman ini. Kedua zona kehidupan masyarakat 92-98 pada masa ini ada proses transformasi dari cara memperoleh informasi terbatas menjadi tak terhingga, disinilah letak geografis Antara bagaimana mengambil momen ini dengan positif atau negatif untuk di tularkan di generasi selanjutnya. Ketiga zona kehidupan 98 sampai sekarang, disinilah saat nya merasakan penuh pengaruh dari keterbukaan sistem informasi secara menyeluruh bagaimana, tinggal bagaimana peran pemuda saat untuk mengambil negatif atau positif.

Tren negatif pemuda saat ini adalah kebanyak pemuda menyambut sistem ini dengan gagal paham contoh nya seperti permainan yang dikelola oleh jaringan internet, alih-alih hiburan akan tetapi tidak menyadari bahwa banyak yang dikorbankan, salah satu nya kesempatan (waktu). Pemuda Saat ini banyak yang larut dan mengunci akal sehat sehingga timbul hal yang negatif apalagi ketika kita berada dalam sebuah komunitas, itu akan tertularkan dari hanya biasa saja jadi kebiasaan dan menjadi sebuah hobi. 

Dalam sebuah kemunitas ada di banyak tempat, mereka kebanyakan sudah tersortir kesempatan (waktu) bahkan tidak menyadari kalau di komunitas itu tidak semua senang dengan hobi mereka. Kasus ini sangat berdampak negatif ketika di komunitas itu menganut sistem Kaderisasi, maka kebiasaan buruk akan terus terjangkit dan berkembang seperti halnya pendidikan. Karena pendidikan bisa diartikan sebagai proses pewarisan budaya dari masa kemasa.

Sangat diharapkan didalam era modern ini yang sering kita katakan generasi Millenial ini, pemuda selayaknya membangun tren positif karena semua informasi terbuka untuk semua kalangan dan yang menjadi panutan ada adalah pemuda karena berada ditengah-tengah, kebawah ada kalangan anak-anak keatas ada orang tua (dewasa).

Seharusnya pemuda sadar akan tugas dan fungsi apalagi kehidupan pemuda sekarang sangat mempengaruhi seluruh komponen kehidupan masyarakat disinilah tempat anak-anak bertanya dan melihat, disinilah tempat orang tua (dewasa untuk mencari tau), nah pertanyaannya apakah pemuda saat ini sudah memberikan dampak positif untuk mensosialisasikan sistem yang hebat saat ini? Tentu tidak, karena berdasarkan hasil survei tanpa batas dari penulis bahwa 70 persen pemuda mencontohkan hal yang negatif dalam mensosialisasikan sistem yang hebat ini (keterbukaan Informasi).