Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Budaya Ngasasuduk Adat Lampung Saibatin (Pugung)

Hartoni.com - Masyarakat Lampung dalam bentuk yang aslinya memiliki filsafat atau pandangan hidup, meski dari aspek penduduk terdapat ragam suku dan agama yang dianut. Dalam masyarakat adat dalam suku lampung terdapat ragam tradisi yang berbeda antara kelompok masyarakat yang satu dengan yang lainnya.

Secara umum dilampung ada dua kelompok masyarakat adat, yaitu saibatin dan Pepadun. Masyarakat adat saibatin dikenal dengan masyarakat pesisir/peminggir yang dikenal dengan bahasa dan tingkah laku yang ramah serta masih kental dengan budaya setulungan, yang terlihat saat ada acara nikahan salah satunya dikenal dengan budaya ngasasuduk. 

Tradisi ini dilakukan masyarakat Lampung terutama di pesisir akan tetapi berbeda caranya seperti Lampung pesisir Kalianda ,way Lima, pesisir Tanggamus dan masyarakat pesisir barat (terutama di pugung) .

Lampung pesisir (pugung) selain tingkah laku dan kebiasaan yang baik mereka memiliki budaya kekeluargaan yang baik, seperti dikenal dengan julukan "angkon muakhi", contoh nya ketika ada yang menikah(ngajong) ada budaya ngasasuduk terutama dilampung pesisir (pugung), nagasasuduk dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah sedekah.

Akan tetapi budaya ngasasuduk (sedekah) saat ada acara nikahan sudah berubah pola, sedikit ada pergeseran sejak ada nya prasamanan atau undangan pernikahan yang sudah modern, ini salah satu yang mengurangi pola/cakha karena sudah ada prasmanan jadi masyarakat enggan untuk ngasasuduk (sedekah) yang dilakukan sebelum hari H pernikahan/resepsi akan tetapi belum punah.

Akan tetapi sadar atau tidak sadar banyak muda mudi yang enggan untuk paham budaya Lampung pesisir (pugung) terlebih untuk mengangkat tradisi ngasasuduk. Bahkan banyak yang tidak tau bahasa-bahasa budaya terdahulu tentang kebiasaan masyarakat (pugung)  saat ada acara yang meninggal atau menikah (ngajong) contohnya seperti manjau ngukokh semawas, nutu galepung, tandang, dll.

Mari angkat budaya..
Tabikk