Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bahaya Ayam Geprek Terhadap Kesehatan Tubuh


Hartoni.Com - Makanan Terutama Kuliner cepat saji sudah banyak sekali macam nya dan konsumennya pun semakin banyak karena banyak yang mengambil simpel terutama bagi pekerja dalam menentukan makanan, terlebih harus murah dan enak serta mengenyangkan.

Akhir-akhir ini sudah tidak asing lagi di lingkungan sekitar kita makanan “Ayam Geprek”. Ayam geprek merupakan sajian makanan ayam goreng tepung dengan cara digeprek/ditumbuk dengan bersamaaan dengan sambalnya hingga daging dan sambal menjadi rata atau tercampur antara ayam dengan sambal. Sambal yang biasa digunakan adalah sambal bawang terbuat dari cabai rawit, bawang merah, garam, terasi, minyak goreng dan penyedap rasa. Awalnya cabai rawit, bawang merah, garam, dan terasi diulek kasar, lalu disiram dengan minyak panas.

Makanan yang satu ini terkenal dengan sensasi level pedasnya yang bisa membuat lidah terbakar pada saat memakannya. Penyajian yang masih hangat dengan kriuk yang banyak disukai masyarakat Indonesia serta harga yang terjangkau membuat makanan yang satu ini dijadikan makanan favorit terutama bagi para pecinta ayam dan pedas sejati. Tak tanggung-tangung sampai ada orang yang meminta diatas 20 cabai.

Ternyata banyak masyarakat yang tidak tahu ada pengaruh ayam geprek terhadap kesehatan tubuh. Yang disebabkan oleh bahan-bahan yang digunakan untuk membuat ayam geprek tersebut. Terutama dari ayam yang digunakan dalam pembuatan ayam geprek tersebut, biasanya daging ayam yang digunakan adalah jenis ayam potong atau ayam boiler. Berikut pengaruh mengkonsumsi ayam boiler terlalu sering:

1. Menyebabkan sakit kepala.

Jenis ayam potong atau ayam boiler memiliki potensi buruk bagi kesehatan. Bahan-bahan yang ada di dalam ayam menyimpan beberapa obat-obatan kimiawi. Bisa jadi karena memang ayam tersebut di suntik, atau berasal dari pakan ayam. Ini bisa berakibat fatal bagi tubuh. Yang ditakutkan adalah jika bahan kimia tersebut bisa menyebabkan sakit kepala dan masalah neurologis lainnya.

2. Banyak Karsinogen.


Kelebihan zat kimiawi dalam tubuh akan berpengaruh buruk bagi tubuh manusia. Salah satunya adalah memicu karsinogen di dalam tubuh. Karsinogen adalah zat pemicu kanker di dalam tubuh. Jika di biarkan akan menyebabkan resiko penyakit kanker apa saja. Jika sarang karsinogen berada pada bagian payudara, maka akan menyebabkan penyakit kanker payudara. Jika yang terserang pada bagian nasofaring, maka akan menyebabkan kanker nasofaring.

3. Infeksi pencernaan.

Menurut sebuah tes yang dilakukan pada ayam broiler, ditemukan bahwa daging ayam 97% mengandung kuman dan bakteri berbahaya. JIka pencucian daging ayam tidak bersih, ini tentunya fatal untuk kesehatan pencernaan.

4. Kebal antibiotic.

Ayam broiler memiliki kekebalan tubuh yang rendah dan itulah sebabnya mereka diperkuat dengan antibiotik atau zat kimiawi lain, ini bisa berpengaruh pada tubuh manusia. Ayam yang di beri anti biotik residu zat – zatnya tidak bisa hilang. Melainkan akan tetap menetap pada bagian daging ayam. Jika ini masuk ke tubuh manusia, maka anti biotik ini juga masuk ke dalam tubuh. Efek jangka panjangnya adalah manusia kebal terhadap anti biotik.

5. Menggunakan hormon sintetis.

Banyaknya residu obat-obatan kimiawi dalam daging ayam karena di suntik, lalu dari pakan ayam diberi hormon sintetis yang membuat ayam pedaging terlihat lebih besar. Ketika dikonsumsi, ada kemungkinan hormon-hormon ini masuk ke tubuh manusia dan menyebabkan masalah reproduksi.

6. Kolesterol.

Daging ayam ternyata mengandung kolesterol tinggi, terutama dibagian pada bagian kulit yang berlemak. Penumpukan kolesterol ini bisa menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung.

Adapun manfaat yang bisa didapat dari konsumsi daging ayam.

1. Sumber protein
Membantu membangun dan memelihara struktur dalam tubuh yang juga memecah racun.

2. Anti-depresan yang efektif
Daging ayam dianggap sebagai makanan yang memberikan rasa nyaman dan lega karena asam amino tryptophan. Ini meningkatkan kadar serotonin di otak dan meningkatkan suasana hati.

3. Melawan penyakit Daging ayam mengandung senyawa seperti selenium yang mampu melawan penyakit. Selain itu, hal tersebut juga memiliki antioksidan yang memiliki efek positif pada penyakit degeneratif seperti radang, masalah kardiovaskular, dan neurologis.

Ayam geprek terkenal juga akan rasa pedasnya. Perlu kita ketahui dampak terburuk dari Cabai adalah dapat berubah menjadi petaka bagi kesehatan tubuh jika anda mengkonsumsinya secara berlebihan, beberapa diantaranya:

1. Asam lambung meningkat.

Mengkonsumsi cabai terlalu banyak dapat mencederai atau mengiritasi dinding lambung yang memicu meningkatnya asam lambung secara cepat sehingga menimbulkan jaringan perut terasa sangat nyeri yang datang timbul tenggelam.

2. Maag akut /diare.

Bahaya cabai tidak bias dipisahkan dengan yang namanya karakter cabai yang memiliki efek panas . Efek panasnya dapat membuat lambung menjadi luka, Terkikis, Berlubang dan timbul peradangan secara bertahap yang dapat menyebabkan munculnya rasa mual, Nyeri, Melilit, Perut kembung dan berpotensi menyebabkan diare.

3. Insomnia.

Terlalu banyak makan cabai menyebabkan munculnya bahaya cabai yang paling sering dialami manusia didunia yaitu seseorang kesulitan tidur di malam hari. Efek panas pada cabai mampu mengendalikan kondisi otak untuk tetap terjaga dan aktif berfikir, Akibatnya jika terus menerus terjadi maka penyakit insomnia tak dapat dihindari.

4. Kehilangan nafsu makan/kurus.

Anak anak rentan terserang kehilangan nafsu makan jika dibiasakan mengkonsumsi cabai terlalu banyak, Karena cabai dapat menyebabkan berkurangnya minat anak anak untuk mencoba rasa dari menu makanan lain yang memiliki citarasa lebih segar atau manis. Keadaan ini jika terus berlanjut maka tubuhnya akan semakin kurus dan kecil.

5. Sakit kepala.

Menyantap makanan yang memiliki rasa pedas karena kebanyakan cabai dapat menstimulasi isi lambung menjadi keluar dan mengalir kearah kerongkongan yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Kondisi itu dapat merangsang munculnya bahaya cabai yang umum terjadi yaitu adanya iritasi dan radang di area kerongkongan.

Makanan tanpa penyedap rasa sepertinya ada yang kurang. Rasa gurih pada ayam geprek tentunya si pembuat menggunakan penyedap rasa. Di Indonesia banyak sekali produk penyedap rasa. Dampak kita memakan makanan yang mengandung kadar MSG terlalu banyak akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh bisa menimbulkan gejala alergi atau keracunan yang disebut Chinese Restaurant Sindrom. Pusing, mual, muntah-muntah bisa menimbulkan sakit dada seperti yang terserang penyakit jantung. Adapun dampak sering mengkonsumsi makanan yang mengadung penyedap rasa atau MSG yaitu:

1. Sakit kepala.
2. Keringat berlebihan
3. Wajah terasa kaku.
4. Mati rasa, terasa kesemutan dan juga rasa terbakar di area wajah, leher, dan area lainnya.
5. Detak jantung berdetak lebih kencang.
6. Sakit pada bagian dada.
7. Mual.
8. Kesulitan bernafas.
9. Mudah mengantuk.

Efek bahaya dari penyedap rasa di atas hanya dalam jangka waktu pendek. Artinya, penyedap rasa pada makanan yang kita konsumsi secara langsung dapat membuat kita merasa mual seketika setelah dia mengkonsumsi makanan yang mengandung penyedap rasa tersebut.

Jadi kita boleh saja mengkonsumsi ayam geprek tetapi jangan terlalu sering atau berelebihan karena segala sesuatu yang berelebihan itu tidak baik.

Sumber : Mahasiswa MPI UIN LAMPUNG